Momen kelahiran buah hati selalu diiringi dengan serangkaian ibadah mulia yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Selain menyembelih kambing aqiqah dan memberi nama yang baik, salah satu amalan sunnah yang sangat ditekankan adalah mencukur rambut bayi pada hari ketujuh setelah kelahirannya.
Bagi orang tua baru, mencukur rambut bayi yang masih sangat mungil dan sensitif sering kali menimbulkan rasa khawatir atau ragu. Namun, di balik amalan ini terdapat hikmah kesehatan yang luar biasa serta nilai spiritual yang tinggi.
Berikut adalah panduan lengkap mengenai tata cara mencukur rambut bayi saat aqiqah beserta hukum dan perhitungannya sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.
Hukum Mencukur Rambut Bayi: Apakah Wajib?
Mencukur rambut bayi pada hari ketujuh hukumnya adalah sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan) bagi orang tua yang baru dianugerahi anak, baik laki-laki maupun perempuan.
Sunnah ini bersumber dari hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Samurah bin Jundub RA, beliau bersabda:
“Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuh, dicukur rambutnya, dan diberi nama.” (HR. Abu Dawud, An-Nasa’i, dan Tirmidzi)
Melalui amalan ini, orang tua diajarkan untuk membersihkan kotoran yang dibawa anak sejak dalam kandungan serta melatih kepekaan sosial sejak dini melalui sedekah yang menyertainya.
Tata Cara Mencukur Rambut Bayi Sesuai Sunnah
Untuk melaksanakan sunnah ini dengan benar dan aman, berikut adalah langkah-langkah praktis yang bisa Anda ikuti:
1. Lakukan pada Hari Ketujuh
Waktu yang paling afdal untuk mencukur rambut bayi adalah pada hari ketujuh setelah hari kelahiran. Jika bayi lahir pada hari Senin, maka hari ketujuhnya adalah hari Ahad berikutnya. Proses mencukur rambut ini sebaiknya dilakukan setelah proses penyembelihan hewan aqiqah selesai.
2. Cukur Rambut Secara Keseluruhan (Gundul)
Sunnah mengajarkan untuk mencukur rambut bayi secara merata hingga gundul (bersih). Islam melarang praktik Qaza’, yaitu mencukur sebagian rambut bayi dan membiarkan sebagian lainnya (seperti gaya mohawk atau hanya menyisakan jambul). Rasulullah SAW melarang hal ini secara tegas sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim.
3. Jaga Keamanan dan Kenyamanan Bayi
- Pastikan bayi dalam kondisi kenyang dan tenang (sebaiknya saat bayi sedang tertidur lelap).
- Gunakan alat cukur atau pisau cukur yang baru, tajam, dan steril agar proses pencukuran berjalan cepat tanpa melukai kulit kepala bayi yang sensitif.
- Basahi rambut bayi dengan air hangat suam-suam kuku agar rambut menjadi lebih lunak dan mudah dicukur.
Aturan Menimbang dan Menyedekahkan Perak/Emas
Salah satu bagian penting dari sunnah mencukur rambut bayi adalah menimbang berat rambut tersebut, kemudian menyedekahkan perak atau emas senilai berat rambut tersebut kepada kaum fakir miskin.
Hal ini berdasarkan hadits ketika cucu Rasulullah SAW, Hasan, lahir. Rasulullah bersabda kepada putrinya, Fatimah RA:
“Cukurlah rambutnya dan bersedekah peraklah seberat timbangan rambutnya kepada orang-orang miskin.” (HR. Ahmad)
Cara Menghitung Sedekah Rambut Bayi:
- Kumpulkan Rambut: Setelah mencukur bersih seluruh rambut bayi, kumpulkan semua helai rambut di atas kertas bersih atau wadah kecil yang ringan.
- Timbang Beratnya: Timbang rambut tersebut menggunakan timbangan digital presisi (timbangan emas) dalam satuan gram. Biasanya, berat rambut bayi berkisar antara 0,5 gram hingga 2 gram.
- Konversi ke Nilai Perak/Emas: Gunakan harga perak (atau emas) terbaru. Sebagai contoh:
- Jika berat rambut bayi adalah 1,5 gram.
- Harga perak murni saat ini adalah Rp 15.000 per gram.
- Maka, nilai sedekah yang wajib Anda keluarkan adalah: 1,5 x Rp 15.000 = Rp 22.500.
- Salurkan Sedekah: Uang sejumlah Rp 22.500 tersebut disedekahkan langsung kepada kaum dhuafa, anak yatim, atau mereka yang membutuhkan.
Hikmah dan Manfaat dari Sisi Kesehatan
Selain bernilai ibadah, mencukur rambut bayi hingga gundul juga memiliki segudang manfaat medis:
- Membersihkan Lemak Rahim (Vernix Caseosa): Kulit kepala bayi saat lahir sering kali dilapisi oleh sisa-sisa cairan ketuban, darah, dan lemak rahim yang menempel kuat. Mencukur rambut akan membersihkan lapisan kotoran ini secara menyeluruh sehingga mencegah ketombe bayi (cradle cap) dan iritasi kulit.
- Mempermudah Deteksi Masalah Kulit: Dengan kondisi kepala gundul, orang tua dapat dengan mudah memantau jika ada biang keringat, bisul kecil, atau ruam merah pada kulit kepala bayi.
- Merangsang Pertumbuhan Rambut Baru: Rambut bawaan lahir umumnya tipis dan kurang merata. Pencukuran membantu merangsang pertumbuhan folikel rambut baru yang lebih sehat, tebal, dan lebat di kemudian hari.
Wujudkan Aqiqah Praktis & Berkah Bersama Athaza Aqiqah
Melaksanakan ibadah aqiqah kini jauh lebih mudah dan tenang bersama Athaza Aqiqah. Kami tidak hanya membantu Anda menyediakan kambing aqiqah pilihan yang sehat dan sesuai syariat, namun juga membantu mengolahnya menjadi hidangan yang lezat, higienis, serta siap antar langsung ke depan pintu rumah Anda di Nganjuk, Kediri, Jombang, dan Madiun.
Hubungi customer service kami hari ini untuk konsultasi gratis mengenai jadwal aqiqah terbaik bagi putra-putri tercinta Anda!